Buka Muswil III ALFI/ILFA Kaltimtara, Pemprov Kaltim Soroti Parkir Kontainer dan Bongkar Muat di Bahu Jalan
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Yusliando, menyampaikan sambutan Gubernur sekaligus membuka Musyawarah Wilayah III DPW ALFI/ILFA Kaltimtara di Hotel Fugo Samarinda, Kamis (24/9/2026). Sambutan menyoroti peran logistik bagi ekonomi daerah serta perlunya penertiban parkir kontainer dan bongkar muat di bahu jalan.
Samarinda – Musyawarah Wilayah (Muswil) III Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (DPW ALFI/ILFA) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara resmi dibuka di Hotel Fugo Samarinda, Kamis (24/9/2026). Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Yusliando, hadir menyampaikan sambutan Gubernur Kalimantan Timur sekaligus membuka musyawarah secara resmi.
Muswil tahun ini mengusung tema “Dinamika dan Eksistensi ALFI/ILFA Kaltimtara sebagai Pilar Logistik yang Tangguh Mendorong Konektivitas dan Daya Saing Ekonomi Kaltimtara”. Forum ini menjadi momentum bagi organisasi untuk mengevaluasi kinerja, memperkuat konsolidasi, serta menyusun arah dan program kerja ke depan.
Logistik Penggerak Ekonomi Daerah
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Yusliando menegaskan bahwa kelancaran arus barang sangat menentukan kegiatan usaha, perdagangan, industri, hingga kebutuhan masyarakat sehari-hari. Kebutuhan layanan logistik yang baik di Kalimantan Timur pun makin terasa seiring berkembangnya kegiatan ekonomi dan investasi, termasuk dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara.
Wilayah Kaltim yang luas dengan karakter daerah yang beragam menuntut konektivitas transportasi darat, laut, udara, serta keterhubungan antarmoda terus diperkuat. Efisiensi logistik, lanjutnya, berkaitan langsung dengan daya saing daerah dan stabilitas harga.
“Ketika distribusi berjalan lancar, biaya dapat ditekan, pasokan lebih terjaga, dan masyarakat memperoleh barang dengan harga yang lebih baik.”

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Yusliando, menyampaikan sambutan Gubernur Kalimantan Timur pada pembukaan Muswil III DPW ALFI/ILFA Kaltimtara di Hotel Fugo Samarinda.
Tertibkan Parkir Kontainer dan Stuffing di Jalan
Sambutan tersebut juga menyoroti persoalan di lapangan yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni parkir kendaraan kontainer yang tidak tertib serta kegiatan stuffing atau bongkar muat kontainer yang memakai bahu jalan atau ruang lalu lintas di luar fasilitas depo kontainer berizin. Kondisi ini berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas, menurunkan keselamatan pengguna jalan, dan menimbulkan persoalan ketertiban serta tata kelola kegiatan logistik.
Karena itu, diperlukan kolaborasi pemerintah daerah, pengelola depo, perusahaan angkutan barang (trucking), dan ALFI/ILFA untuk mendorong penataan dan penertiban. Aktivitas logistik diharapkan tetap berjalan baik, namun dengan memperhatikan ketertiban, keselamatan, dan kepentingan pengguna jalan.
Dorong Ekspor Nonmigas Nonbatubara
Disampaikan pula bahwa Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur merupakan ketua Satuan Tugas Percepatan Ekspor Nonmigas Nonbatubara Kalimantan Timur yang membidangi logistik, akses, dan sarana prasarana. Satgas ini mendorong perluasan akses pasar melalui fasilitasi dan informasi ekspor, serta memetakan komoditas unggulan Kaltim yang berpotensi ditingkatkan ekspornya. Peran tersebut membutuhkan kolaborasi kuat dengan mitra strategis untuk memastikan konektivitas, kelancaran arus barang, ketersediaan sarana prasarana, dan efisiensi biaya logistik.
Pemerintah juga mengharapkan masukan dari pelaku usaha yang setiap hari berada di lapangan, baik soal hambatan distribusi, konektivitas, infrastruktur, maupun regulasi. ALFI/ILFA diharapkan terus mendorong profesionalisme, pemanfaatan teknologi, dan penguatan sumber daya manusia di sektor logistik agar makin adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Penyerahan cendera mata dari DPW ALFI/ILFA Kaltimtara kepada Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Yusliando.
Pada kesempatan tersebut, DPW ALFI/ILFA Kaltimtara menyerahkan cendera mata kepada Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur. Acara pembukaan ditutup dengan foto bersama jajaran pengurus dan tamu undangan.
Muswil III diharapkan menghasilkan pemikiran dan rekomendasi yang konstruktif, serta kepengurusan dan program kerja yang mampu menjawab kebutuhan dunia logistik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha. Sebelumnya, Dishub Kaltim juga menghadiri pelantikan pengurus perwakilan ALFI/ILFA Kebandarudaraan Bandara APT Pranoto Samarinda pada Agustus lalu.