Lompat ke konten utama
081 9494 0000 1
Portal PPID Pejabat Pengelola Informasi & Dokumentasi — Dishub Kaltim
Ajukan Permohonan Cek Status

Tentang PPID

Profil PPID Visi & Misi PPID SK PPID Aktif Struktur PPID Maklumat Layanan

Daftar Informasi Publik

DIP A — Berkala DIP B — Setiap Saat DIP C — Serta Merta Informasi Dikecualikan

Layanan Permohonan

Form Permohonan Online Cek Status Permohonan Tata Cara & Mekanisme Unduh Formulir F1-A

SOP & Laporan

5 SOP Wajib PPID Ringkasan Layanan Informasi Laporan Tahunan PPID SKM Layanan Informasi Statistik Permohonan

Keberatan & Sengketa

Mekanisme Keberatan Form Keberatan Online Register Keberatan
Wagub Kaltim Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026 di Kantor KSOP Samarinda
berita 17 September 2026 Dishub Kaltim 21x dibaca

Wagub Kaltim Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026 di Kantor KSOP Samarinda

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 di Kantor KSOP Kelas I Samarinda, Kamis (17/9/2026), didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dan Kepala KSOP Kelas I Samarinda. Amanat Menteri Perhubungan yang dibacakannya menegaskan keselamatan sebagai tanggung jawab moral dan mengajak menjadikan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi.

Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda, Kamis (17/9/2026) pagi. Upacara diikuti jajaran insan perhubungan dari berbagai instansi di Kalimantan Timur.

Peringatan tahun ini diselenggarakan bersama oleh KSOP Kelas I Samarinda selaku tuan rumah dan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, dengan tema nasional “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”. Turut hadir mendampingi Wakil Gubernur, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Yusliando, dan Kepala KSOP Kelas I Samarinda, Mursidi.

Keselamatan Jadi Pesan Utama

Dalam amanat Menteri Perhubungan yang dibacakannya, Wakil Gubernur menyampaikan ungkapan syukur atas berbagai pekerjaan yang telah diselesaikan, sekaligus keprihatinan dan duka cita atas musibah transportasi yang terjadi belakangan ini. Peristiwa-peristiwa itu, menurut amanat tersebut, mengingatkan bahwa dalam transportasi keselamatan tidak pernah boleh menjadi rutinitas administratif.

“Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus hidup di lapangan!”

Penegasan itu dinilai semakin penting karena jajaran perhubungan bekerja di tengah lingkungan yang kian kompleks, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, gangguan penerbangan, hingga kecelakaan pelayaran. Dalam situasi seperti itu, keselamatan dan konektivitas harus dijaga bersamaan: berani menghentikan operasi ketika keadaan tidak aman, tetapi juga cepat mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tidak terputus.

Transportasi Lebih dari Kendaraan dan Infrastruktur

Sejalan dengan tema peringatan, amanat Menteri Perhubungan menegaskan bahwa transportasi tidak dapat dipandang semata sebagai urusan kendaraan dan infrastruktur, karena perannya menghubungkan pulau dengan pulau, kota dengan desa, sentra produksi dengan pasar, serta rumah dengan sekolah dan rumah sakit.

“Sebuah pelabuhan dapat mengubah kehidupan satu pulau. Sebuah penerbangan perintis dapat mempersingkat perjalanan berhari-hari menjadi hitungan jam.”

Karena itu, tugas insan perhubungan ke depan disebut tidak ringan: menjaga layanan keperintisan agar masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil) tetap terhubung, memperkuat angkutan massal perkotaan, membangun integrasi antarmoda, serta memperbaiki sistem logistik agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian. Pemanfaatan teknologi pun diharapkan membuat pengawasan semakin transparan dan efektif, dengan tetap mengingat bahwa ujung dari pelayanan publik adalah manusia.

Suasana di area upacara Hari Perhubungan Nasional 2026, KSOP Kelas I Samarinda.

Suasana di area upacara Hari Perhubungan Nasional 2026, KSOP Kelas I Samarinda.

Apresiasi untuk Insan Perhubungan

Amanat tersebut juga menyampaikan penghargaan kepada insan perhubungan yang pekerjaannya kerap berlangsung ketika sebagian besar masyarakat tidak melihatnya — mereka yang memeriksa landasan, mengawasi pergerakan kapal, memastikan persinyalan kereta bekerja, memeriksa kendaraan, mengatur navigasi dan lalu lintas, bertugas di terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandar udara, hingga tetap berada di lapangan ketika terjadi bencana dan kecelakaan.

Namun, penghargaan terbaik terhadap pekerjaan yang sudah dilakukan adalah tidak cepat merasa puas, karena ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang dirasakan masyarakat. Pada peringatan ini, Menteri Perhubungan mengajak seluruh insan perhubungan menjadikan bulan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi, sebagai awal membangun budaya keselamatan yang lebih kuat sepanjang tahun.

Rangkaian peringatan juga diisi pemotongan tumpeng bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, dan Kepala KSOP Kelas I Samarinda.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji bersama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur Yusliando dan Kepala KSOP Kelas I Samarinda Mursidi pada prosesi pemotongan tumpeng peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji bersama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur Yusliando dan Kepala KSOP Kelas I Samarinda Mursidi pada prosesi pemotongan tumpeng peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026.

Sehari sebelumnya, Rabu (16/9/2026), KSOP Kelas I Samarinda telah membuka rangkaian peringatan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan aksi donor darah di Terminal Penumpang Pelabuhan Umum Samarinda. Masyarakat pun diajak ikut menyukseskan Bulan Keselamatan Transportasi dengan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Selamat Hari Perhubungan Nasional 2026 — Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju!

#Harhubnas2026 #TerhubungMelayani #BergerakUntukNegeri

Kembali ke daftar berita
LAPOR!