Slider
Custom Adv 1

Bandara Sepinggan Dikepung Rumah

Rate this item
(0 votes)

Posisi Bandara Internasional Sepinggan dinilai semakim dekat dengan permukiman warga. Penilaian itu tak datang dari pengamat dalam kota, atau kalangan legislatif di daerah. Tapi, statement keluar dari mulut anggota Komisi V DPR RI yang berkunjungan kerja (kunker) ke Kaltim, kemarin siang. Kunker 27 wakil rakyat itu ke Benua Etam, salah satunya memang membahas tentang pembangunan bandara, yang menjadi bagian dari komisi infrastruktur tersebut. 


Saat pertemuan di Auditorium Angkasa Pura I, Bandara Sepinggan, kemarin, beberapa anggota dewan mengaku cukup kaget saat akan mendarat di runway satu-satunya bandara internasional di Kaltim itu. Karena, pada posisi akan mendarat, tampak permukiman warga sangat dekat dengan lapangan terbang. “Saya kaget juga. Pas tadi (kemarin) mau mendarat, saya lihat kok banyak sekali rumah saat posisi pesawat sudah sangat rendah,” kata Lasarus, salah satu anggota Komisi V, saat sesi paparan. 

Kondisi ini, jelas dia, tentu harus menjadi perhatian PT Angkasa Pura (AP) I dan Pemkot Balikpapan. Apalagi diketahui, sudah direncanakan peningkatan kualitas bandara -- penambahan runway Bandara Sepinggan. Dengan adanya aktivitas itu, hampir bisa dipastikan, posisi bandara akan semakin berdekatan dengan rumah-rumah penduduk. Dia pun mengingatkan, agar Pemkot Balikpapan bisa mengambil langkah-langkah antisipatif. 

Wakil Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, mengenai permukiman warga yang semakin dekat dengan aktivitas bandara, pihaknya sudah melakukan sosialisasi. Selain itu, pemkot juga tak akan lagi memberikan izin bangunan tinggi di kawasan dekat bandara. “Kalau kita lihat rumah-rumah yang posisinya semakin dekat (dengan bandara), sebagian besar tidak berizin,” katanya. 

Di sisi lain, dia menambahkan, terkait perpanjangan landasan dari 2.500 meter menjadi 3.250 meter, setidaknya akan ada sekira 70 hektar lahan yang akan dibebaskan. Dengan perhitungan kasar, 35 hektar lahan ada di darat, dan 35 hektar lainnya menjorok ke laut. “Soal pembebasan lahan itu uangnya dari provinsi. Saya kira lahan yang di laut tak masalah, “ tuturnya. Soal perpanjangan landas pacu, sambung dia, sekarang masih menunggu master plan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Master plan belum turun hingga kini. Posisinya masih di Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub

Read 1211 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

E-Aplikasi

 
 
 

Total Visitor

Today 39

Yesterday 230

Week 269

Month 2947

All 152693

Currently are 98 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

Perakiraan Cuaca

Samarinda Indonesia Cloudy, 29 °C
Current Conditions
Sunrise: 5:53 am   |   Sunset: 6:1 pm
70%     11.3 km/h     1009.000 in
Forecast
Tue Low: 22 °C High: 31 °C
Wed Low: 23 °C High: 30 °C
Thu Low: 23 °C High: 29 °C
Fri Low: 23 °C High: 30 °C
Sat Low: 22 °C High: 30 °C
Sun Low: 23 °C High: 31 °C
Mon Low: 23 °C High: 26 °C
Tue Low: 24 °C High: 31 °C
Wed Low: 24 °C High: 31 °C
Thu Low: 23 °C High: 30 °C

About Us

Dinas Perhubungan merupakan unsur pelaksana teknis Pemerintah Provinsi.
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah

Silahkan masukan email Anda untuk mendapatkan Informasi terbaru dari kami.



JADWAL SHOLAT

Pesan Masyarakat

...