Slider
Custom Adv 1

PELUANG PT PELNI LAYANI HAJI DAN UMROH

Rate this item
(1 Vote)

Perusahaan pelayaran plat merah PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) berpeluang untuk dapat melayani penumpang yang akan menjalankan ibadah Haji atau Umroh. Pemerintah memberikan peluang tersebut melalui ekspansi pelayaran internasional. Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengemukakan bahwa peluang untuk mengangkut penumpang jamaah haji cukup besar mengingat tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji dan umroh.

"Sejauh ini belum ada permintaan dari masyarakat untuk melakukan kegiatan angkutan haji melalui jalur laut. Tapi bila ada permintaan, tentu pemerintah akan membantu memfasilitasi. Kalau memang benar-benar dibutuhkan, pemerintah juga kalau perlu kita kasih dana PSO untuk mereka," urai Menhub di Jakarta akhir pekan. Seperti diketahui, sejak 1970-an pemerintah menghapus keberangkatan ibadah haji melalui kapal laut. Sedangkan negara lainnya yang masih tetap melaksanakan perjalanan ibadah haji dengan kapal laut diantaranya Mesir, Sudan, Pakistan, dan India. Namun, alternatif angkutan haji melalui kapal laut tersebut kurang mendapat respon, karena terdapat beberapa kendala. Diantaranya, biaya perjalanan. Apakah lebih murah dibanding menggunakan pesawat udara. Bila biayanya sama dengan angkutan udara, atau selisih tipis, maka angkutan udara masih menjadi pilihan utama karena jauh lebih cepat dibandingkan menggunakan kapal laut. Kendala lain, jika ada jamaah tertinggal karena sakit di Tanah Suci atau lainnya. Apakah harus menunggu kapal berikutnya dan bagaimana dengan kapal cadangan bila ditengah jalan ada kerusakan. Bila pemerintah membuka peluang untuk kegiatan itu, maka harus melakukan kajian mendalam. Namun begitu, apabila ditilik dari sisi kapasitas, menggunakan kapal laut jauh lebih banyak mampu mengangkut jamaah haji, yakni hingga 3.000 untuk satu kali perjalanan atau setara dengan tujuh hingga delapan kloter penerbangan pesawat. Selain itu, daya pacu kapal buatan tahun 2.000-an, seperti jenis KM Labobar yang sekarang ini digunakan untuk mengangkut TKI bermasalah dari Jeddah, jauh lebih cepat dibandingkan kapal-kapal laut sebelumnya. Kecepatannya bisa mencapai rata-rata 22 knot. Artinya, apabila kapal diberangkatkan dari pelabuhan Belawan, Medan menuju Jeddah, hanya memakan waktu tujuh hari perjalanan atau 10 hari bila dilakukan melalui pelabuhan Tanjung Priok. Menhub menambahkan bahwa pihaknya akan mengevaluasi dan mengkaji kemungkinan dilakukan alternatif perjalanan laut untuk ibadah haji dan umroh tersebut. "Apabila terdapat penyesuaiannya, maka kami akan mengevaluasi kemungkinannya," ujarnya.

 

Read 1088 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

E-Aplikasi

 
 
 

Total Visitor

Today 37

Yesterday 230

Week 267

Month 2945

All 152691

Currently are 50 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

Perakiraan Cuaca

Samarinda Indonesia Cloudy, 29 °C
Current Conditions
Sunrise: 5:53 am   |   Sunset: 6:1 pm
70%     11.3 km/h     1009.000 in
Forecast
Tue Low: 22 °C High: 31 °C
Wed Low: 23 °C High: 30 °C
Thu Low: 23 °C High: 29 °C
Fri Low: 23 °C High: 30 °C
Sat Low: 22 °C High: 30 °C
Sun Low: 23 °C High: 31 °C
Mon Low: 23 °C High: 26 °C
Tue Low: 24 °C High: 31 °C
Wed Low: 24 °C High: 31 °C
Thu Low: 23 °C High: 30 °C

About Us

Dinas Perhubungan merupakan unsur pelaksana teknis Pemerintah Provinsi.
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah

Silahkan masukan email Anda untuk mendapatkan Informasi terbaru dari kami.



JADWAL SHOLAT

Pesan Masyarakat

...