...
Custom Adv 1

Samarinda – Tingginya tingkat kecelakaan di jalan merupakan salah satu faktor yang paling banyak disebabkan oleh kesalahan manusia (human error), sehingga dalam rangka mengurangi angka kecelakaan ini dibutuhkan pengemudi yang mempunyai kompetensi yang memadai yaitu pengetahuan yang luas, keterampilan mengemudi yang handal serta memiliki perilaku yang baik saat mengemudi kendaraan.

Berkaitan dengan hal tersebut, tahun ini Dinas Perhubungan Prov. Kaltim kembali melaksanakan kegiatan Pemilihan Abdi Yasa Teladan yang dilaksanakan dalam rangka upaya Pemprov Kaltim, melalui Dinas Perhubungan Prov. Kaltim untuk menempatkan profesi “Awak Kendaraan Angkutan Umum (Abdi Yasa)” sejajar dengan profesi lainnya melalui pemberian penghargaan kepada para awak kendaraan angkutan umum yang telah ikut berperan serta dalam meningkatkan keselamatan dan pelayanan jasa angkutan umum yang optimal di jalan.

Kegiatan Pemilihan Abdi Yasa Teladan merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilakukan secara berjenjang mulai tingkat Kab./Kota, Provinsi, sampai dengan tingkat Nasional, dimana untuk hasil dari tingkat Provinsi akan dipilih sebanyak 2 (dua) orang peserta terbaik untuk diikutsertakan dalam pemilihan Tingkat Nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI.

Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Prov. Kaltim dilaksanakan di Kantor Dinas Perhubungan Prov. Kaltim Jl. Kesuma Bangsa No. 01 Samarinda pada Selasa (31/07/2018), dimana acara dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kaltim dan diikuti oleh 22 orang pengemudi perwakilan dari 6 Kab./Kota di Kalimantan Timur (Samarinda, Balikpapan, Bontang, Berau, Kukar dan Kutim) yang telah diseleksi sebelumnya oleh Dinas Perhubungan Kab./Kota.

Kegiatan ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis dari Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kaltim kepada peserta pemilihan Abdi Yasa Teladan dan Peserta Terbaik kesatu dan kedua yang akan mewakili Provinsi Kalimantan Timur dalam Pemilihan Abdi Yasa tingkat Nasional.

Setiap perwakilan pengemudi dari tiap Kab./Kota mengikuti pengarahan dan pemberian materi dari Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, Dirlantas Polda Kaltim, BPTD XVII Kemenhub, BNN Prov. Kaltim, Politeknik Negeri Samarinda, BPSDM Prov. Kaltim dan PT. Jasa Raharja Samarinda.

Materi yang disampaikan pada tahun ini adalah terkait keselamatan transportasi jalan, UU 22 Tahun 2009, tata cara berlalu lintas dan penegakan hukum lalu lintas, pelayanan angkutan umum, teknik dan laik jalan kendaraan bermotor, mental idiologi dan psikologi, asuransi, serta dampak pengaruh narkoba bagi kesehatan pengemudi angkutan umum.

Dengan penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan akan berdampak positif khususnya bagi awak kendaraan umum untuk meningkatkan pengetahuan, perilaku, pelayanan dan disiplin yang benar dalam berlalu lintas di jalan serta untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna angkutan umum.

(Cezz-LLAJ-AbdiYasa-31/7/2018)


Samarinda – Sesuai dengan hasil rapat koordinasi yang telah dilaksanakan Selasa kemarin, maka Dinas Perhubungan Prov. Kaltim bersama unsur terkait mulai melakukan Penegakan Hukum (Gakum) terhadap Angkutan Sewa Khusus (ASK) di Kota Samarinda, Kamis (19/07/2018).

Penegakan hukum ini dilaksanakan oleh tim terpadu yang dipimpin langsung oleh H. Mahmud Samsul Hadi selaku Kepala Bidang LLAJ Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, dimana Tim Terpadu terdiri dari Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, Polresta Samarinda, Satpol PP Prov. Kaltim dan Dinas Perhubungan Kota Samarinda.

Kegiatan Gakum ASK tersebut dilakukan di Jl. Untung Suropati, tepatnya di depan Bigmal Samarinda, yakni dengan melakukan pemeriksaan terhadap 12 unit kendaraan yang terdiri dari 11 unit Go-Car dan 1 unit Grab-Car. Hasil yang diperoleh yaitu :
1. ASK resmi : 3 kendaraan
2. ASK tidak resmi : 9 kendaraan

Dari 3 kendaraan ASK yang resmi terdapat 1 kendaraan yang tidak memasang stiker resmi dari Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, sehingga dilakukan teguran secara lisan.

Dari 9 kendaraan ASK yang tidak resmi didapatkan rincian pelanggaran sebagai berikut :
- Tilang STNK dan Ijin Operasi : 1 kendaraan
- Tilang SIM dan Ijin Operasi : 5 kendaraan
- Kendaraan melarikan diri/kabur : 3 kendaraan

Penegakan hukum ini kembali dilakukan oleh Tim Terpadu untuk mengimplementasikan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor : PM 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Salah satu hasil pemantauan di lapangan ditemukan bahwa pihak manajemen Go-Car maupun Grab-Car masih merekrut driver baru, hal ini terbukti dengan terjaringnya beberapa orang driver yang mengaku masih baru tergabung sebagai driver online.

Masukan dan arahan H. Mahmud Samsul Hadi kepada driver ASK/Taksi Online adalah agar para pengemudi ASK/Taksi Online segera mengurus segala perizinan yang terkait dengan ASK/Taksi Online dan agar tetap menjaga kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan serta yang terpenting para pengemudi dalam mengemudikan kendaraan harus dalam kondisi fit dan tidak terpengaruh oleh minuman keras/narkoba.
(Cezz-LLAJ-GakumIV-20/7/2018)


Samarinda – Dalam waktu dekat akan dilaksanakan penegakan hukum terhadap ASK/taksi online berupa razia terpadu yang rencana dilaksanakan di Kota Samarinda dan Kota Balikpapan, sehingga dalam rangka persiapan penegakan hukum Permenhub RI No. PM 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek dilaksanakan rapat lanjutan terkait rencana penegakan hukum terhadap Angkutan Sewa Khusus (ASK)/Taksi Online yang dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, Selasa (17/07/2018).

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Mahmud Samsul Hadi selaku Kepala Bidang LLAJ Dinas Perhubungan Prov. Kaltim dan dihadiri oleh Ditlantas Polda Kaltim, Polres Samarinda, Polres Balikpapan, Satpol PP Kaltim, BPTD XVII Kaltimtara, Biro Hukum Setda Prov. Kaltim, Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Dinas Perhubungan Kota Samarinda dan Angkasa Pura I Sepinggan Balikpapan.

Dalam rapat koordinasi ini dihasilkan beberapa poin penting sebagai berikut :
1. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan razia terpadu terhadap ASK/taksi online yang tidak resmi
2. Anggota Tim Terpadu berasal dari Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, Polda Kaltim, Polres, Satpol PP Kaltim, BPTD XVII Kaltimtara dan Dinas Perhubungan Kab./Kota
3. Rencana pelaksanaan Penertiban Simpatik tahap awal akan dilakukan di Kota Samarinda dan Kota Balikpapan
4. Akan dilakukan tindakan terhadap kendaraan yang tidak memiliki izin angkutan dengan tilang dari pihak Kepolisian dan teguran tertulis dari Dinas Perhubungan
(Cezz-LLAJ/17/72018)


Samarinda - Kementerian Perhubungan melalui Distrik Navigasi Kelas I Samarinda mengadakan sosialisasi Kepmenhub No. KP 722 tahun 2018 tentang penetapan alur, sistem rute, tata cara berlalu lintas dan daerah labuh kapal sesuai dengan kepentingannya di Pelabuhan Samarinda pada Rabu (11/07/2018) di Ball Room Lantai XVII Hotel Aston Samarinda.

Sebagai nara sumber yaitu Direktur Kenavigasian Dirjen Hubla, Sugeng dan Kepala Vessel Traffic Services (VTS) Disnav Kelas I Samarinda, Arif Wahyudi, serta Kepala Seksi Keselamatan KSOP Kelas II Samarinda, Capt. Masri Randabunga, dimana turut menghadiri sosialisasi tersebut Dinas Perhubungan Prov. Kaltim yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayaran, Prakosa Priambodo beserta Kepala Seksi dan Staf Bidang Pelayaran.

Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa berdasarkan peta laut indonesia edisi terbaru nomor 158, 159, kedalaman minimal yang ditetapkan untuk alur pelayaran Pelabuhan Samarinda adalah 4,4 meter dengan panjang alur pelayaran 51,458 nautucal miles (NM) atau 95,3 km, dengan rata – rata pasang surut 1,6 meter.

Disosialisasikan juga mengenai tata cara berlalu lintas yang diatur dalam KP.722 tahun 2018 yang meliputi pemanduan, komunikasi / monitoring alur dengan VTS yang berfungsi seperti VTS (Vessel Traffic Service) di penerbangan, juga mengatur tata cara / proses kapal masuk / keluar (colreg 72), larangan (UKC 10% dari draft, kapal ikan untuk menangkap ikan di alur pelayaran), dimana ketentuan lebih lanjut terkait SOP pelaksanaannya oleh Kepala KSOP Pelabuhan Kelas II Samarinda. Pengawasan terhadap penyelenggaraan alur pelayaran dilaksanakan oleh Disnav sebagai pengawas sarana bantu navigasi pelayaran / SBNP dan pengukuran kedalaman alur pelayaran. KSOP sebagai pihak pengawas keamanan dan keselamatan pelayaran serta pemeliharaan alur-pelayaran.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini semua stake holder pelayaran, khususnya di alur pelayaran pelabuhan Samarinda dapat terkoordinasi sehingga seluruh kegiatan pelayaran dapat terlaksana dengan aman.
(Wyn-Pel-Sos-11/07/2018)


Samarinda - Dalam kunjungan kerja ke Bandara APT. Pranoto Samarinda pada Minggu (08/07/2018), Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meminta PT. Angkasa Pura I untuk segera mengambil inisiatif secara langsung dalam pengelolaan dan pengembangan Bandara APT. Pranoto Samarinda.

Pada Kunjungan Kerja tersebut Menteri Perhubungan didampingi Direktur Utama PT. Angkasa Pura I, Faik Fahmi dan disambut oleh Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak serta Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, Salman Lumoindong.

“Saya meminta AP1 bisa beroperasi lebih awal dari rencana yang telah ditetapkan, untuk itu saya minta Pemprov Kaltim dan AP1 duduk satu meja dengan pendampingan Kejaksaan Tinggi Kaltim melakukan kajian hukum pengelolaan bandara ini”, demikian Budi Karya Sumadi menyampaikan harapannya.

(Sal-Rial-APT. Pra-AP1-11/07/2018)


Tenggarong – Dinas Perhubungan Prov. Kaltim bekerjasama dengan BPTD Wilayah XVII, Polresta Kukar dan Dinas Perhubungan Kab. Kukar melaksanakan kegiatan penegakan hukum pelanggaran ODOL kendaraan angkutan barang di wilayah Kab. Kutai Kartanegara yakni daerah Bukit Biru dan Jahab, Selasa, (10/07/2018).

ODOL merupakan kelebihan dimensi / ukuran dan kelebihan muatan kendaraan angkutan barang, dimana kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan dan mewujudkan keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan khususnya angkutan barang.

Salah satu ukuran kinerja angkutan barang di jalan, selain kecepatan dan ketetapan pelayanan terkait sarana angkutan yang digunakan, juga ketertiban dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan pelayanan angkutan di jalan. Ketertiban dan kepatuhan dimaksud misalnya jumlah barang yang dimuat sesuai dengan Jumlah Berat yang di-Ijinkan (JBI) sebagaimana tertera pada Buku Uji (Keur), dan pengemudi mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, dimensi dan daya angkut kendaraan, serta kelas jalan yang dilaluinya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan barang, total sejumlah 72 unit dengan hasil sebagai berikut :
a. Daerah Bukit Biru Tenggarong (09 Juli 2018)
- Pemeriksaan 32 unit kendaraan angkutan barang
- Tilang sebanyak 12 unit kendaraan angkutan barang :
1. 10 unit kendaraan over loading
2. 2 unit kendaraan tidak lengkap surat kendaraan (tidak ada keur)
b. Daerah Jahab Tenggarong (10 Juli 2018)
- Pemeriksaan 40 unit kendaraan angkutan barang
- Tilang sebanyak 14 unit kendaraan angkutan barang :
1. 8 unit kendaraan over loading
2. 4 unit kendaraan tidak lengkap surat kendaraan (tidak ada keur)
3. 2 SIM tidak sesuai peruntukannya

(Cezz-LLAJ-GakumODOL-11/07/2018)


Samarinda- Dinas Perhubungan Prov. Kaltim terus memantau perkembangan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri termasuk diantaranya kondisi arus mudik di Pelabuhan Samarinda dan Dermaga Sungai Kunjang.

Kepala Bidang Pelayaran, Prakosa Priambodo beserta Kepala Seksi dan Staf Bidang Pelayaran melakukan monitoring arus mudik pada H-2 menjelang lebaran di Pelabuhan Samarinda dan Dermaga Sungai Kunjang (13/06/2018).

Jumlah penumpang pada H-2 di Pelabuhan Samarinda mengalami lonjakan yang signifikan dibanding hari-hari sebelumnya, namun hal ini dapat disiasati dengan menambah kapasitas penumpang dan mengurangi kapasitas angkut untuk kendaraan khususnya roda empat.

Adapun kapal yang melayani Angkutan Laut Lebaran di Pelabuhan Samarinda tahun 2018 terdapat 4 (empat) kapal yakni KM. Pantokrator, KM. Adhitya, KM. Prince Soya dan KM. Tanjung Manis dengan rute Samarinda - Pare-pare.

Dari hasil pemantauan di lapangan, KM. Pantokrator yang akan berangkat menuju Pare-pare mengangkut jumlah penumpang sebanyak +- 2.500 orang dengan 15 unit kendaraan roda 4 dan 14 unit kendaraan roda 2.

Lain halnya di Dermaga Sungai Kunjang, terpantau arus mudik juga mengalami peningkatan jumlah penumpang sejak tanggal 10 s/d 13 Juni 2018. Sebanyak 70-80 penumpang untuk trayek Samarinda - Melak, dan 140 penumpang untuk trayek Samarinda - Long Bagun, atau rata-rata mengalami peningkatan 30 % dari hari biasa.

Jika ada kendala transportasi yang dialami adalah karena faktor alam, dimana untuk penumpang kapal dengan tujuan Long Bagun pada saat sungai surut dapat melanjutkan perjalanannya dengan menggunakan long boat.

Moda transportasi laut masih menjadi alternatif pilihan masyarakat untuk dapat pulang ke kampung halaman khususnya bagi masyarakat yang berasal dari Pulau Sulawesi, hal ini dikarenakan biaya yang masih cukup terjangkau dibandingkan dengan moda transportasi lainnya.

#LS-Pel/2018


Samarinda – Untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2018, maka Gubernur Kalimantan Timur mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Timur Nomor 551.1/2614/Dishub-LLAJ tanggal 05 Juni 2018 perihal Surat Edaran Pengaturan Lalu Lintas Masa Angkutan Lebaran Tahun 2018.

Surat edaran ini diterbitkan untuk pengaturan, pengendalian dan penataan rekayasa lalu lintas selama Angkutan Lebaran Tahun 2018, dimana ini ditujukan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan di Kalimantan Timur untuk melakukan hal – hal sebagai berikut :
1. Bagi mobil barang JBI  14 Ton, angkutan alat berat, mobil barang sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan/gandengan dan mobil barang pengangkutan bahan galian / bahan tambang/bahan bangunan agar dapat mengoperasikan kendaraannya terhitung mulai “tanggal 10 Juni – 21 Juni 2018” pada “pukul 00:00 Wita – 05:00 Wita” pada ruas jalan :
a. Balikpapan – Samarinda (Jl. Soekarno Hatta Balikpapan – Samboja – Samarinda);
b. Jl. Mulawarman Balikpapan – Simpang Samboja;
c. Samarinda – Bontang;
d. Balikpapan – PPU – Paser;
e. Loa Janan – Tenggarong.
2. Pembatasan operasional mobil barang tidak berlaku bagi :
a. BBM / BBG;
b. Ternak;
c. Hantaran pos dan uang;
d. Bahan pangan pokok (sembako).

Dalam rangka mensosialisasikan Surat Edaran tersebut, maka Dinas Perhubungan Prov. Kaltim melakukan pemasangan pemberitahuan dalam bentuk baliho dan memasang pemberitahuan / rambu larangan batas kecepatan maksimal di ruas jalan seperti Samarinda – Balikpapan, Samarinda – Bontang dan Samarinda – Tenggarong, (Minggu, 10/6/2018).

Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kalimantan Timur, H. Salman Lumoindong mengharapkan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan di Kaltim agar mentaati Surat Edaran Gubernur Kalimantan Timur tersebut serta berpesan bagi para pengguna jalan agar merencanakan jadual dan rute perjalanan dengan baik guna menghindari waktu pada lokasi ruas jalan yang rawan macet / kecelakaan, dan tidak lupa mengingatkan pada para pengguna jalan agar menggunakan kendaraan yang laik jalan serta dalam mengemudikan kendaraan harus dalam kondisi fit, tidak terpengaruh oleh minuman keras / narkoba serta mematuhi peraturan yang terkait dengan berlalu lintas di jalan.
(Cezz-LLAJ-AngLeb-11/6/2018)


Samarinda – Dalam rangka persiapan mudik dan libur lebaran tahun 2018, maka Dinas Perhubungan Prov. Kaltim dan Dinas Perhubungan Kota Samarinda melanjutkan kembali kegiatan inspeksi keselamatan lalu lintas angkutan sungai (ramp check) terhadap kapal penumpang barang dan speed boat di Dermaga Sungai Kunjang, Rabu (06/05/2018).

Dalam pelaksanaan ramp check di Dermaga Pasar Pagi dilakukan pemeriksaan terhadap Kapal Angkutan PELRA sejumlah 2 unit kapal dan Kapal Angkutan khusus Speed boat sejumlah 1 unit, dimana dilakukan pengecekan berupa dokumen kapal, kelengkapan kapal dan teknis laik layar kapal.
Hasil dari pelaksanaan ramp check yaitu :
a. Ada 2 kapal yang tidak dapat menunjukan dokumennya di kapal PELRA, yaitu KM Kampana-01,KM Putra Pamimang 3, KM Jelita dan KM Sabar Jaya 3. Meskipun ada Boey jumlahnya tidak sesuai dengan kapasitas kapal.
b. Jumlah life jacket di kapal tidak sesuai dengan dokumen masing – masing kapal yang terkait.
c. Di Speed boat SB. Tepian Samarinda-06 alat kesehatan dan radio ada. Hanya Tabung pemadam (APAR) telah habis masa berlakunya. Life jacket sesuai jumlahnya. Di SB Eksis Jaya dan SB Prima 77 dokumen tidak ada di atas kapal. Demikian pula halnya di SB. Naila Muna-1 tidak dapat menunjukan urat-surat kapalnya.
Sedangkan di Dermaga Sungai Kunjang dilakukan pemeriksaan terhadapa kapal angkutan penumpang barang berjadwal dengan rute ke Long Iram, Muara Berau, Tenggarong,dan Kutai Lama.
Hasil dari pelaksanaan ramp check yaitu :
a. Ada 2 kapal yang diperiksa ramp check, yaitu KM. Karya Utama 77F dan KM. Cahaya Dinar
b. Jumlah life jacket di kapal sudah sesuai dengan dokumen masing – masing kapal yang terkait.
c. Alat kesehatan dan radio UHF ada di kedua kapal tersebut, hanya tabung APAR yang telah habis masa berlakunya (expired).
Tim menyampaikan masukan kepada motoris dan pemilik kapal agar dapat tetap menjaga kondisi kapal dalam keadaan laik layar, melengkapi dokumen kapal/ alat keselamatan kapal yang sah sesuai peruntukannya, sarana komunikasi (radio, handy talky, hand phone), menyediakan penunjang keselamatan pelayaran (life jacket sesuai jumlah penumpang dan APAR) serta tidak mengangkut penumpang dan atau barang melebihi kapasitas yang diizinkan sesuai dokumen kapal sehingga diharapkan akan terciptanya keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlayar.

(RAJ-Pelayaran-Ramp Check-06/06/2018)


Page 1 of 12

E-Aplikasi

 
 
 

Total Visitor

Today 57

Yesterday 425

Week 2564

Month 7182

All 139623

Currently are 38 guests and no members online

Dinas Perhubungan Kalimantan Timur

Perakiraan Cuaca

Samarinda Indonesia Thunderstorms, 28 °C
Current Conditions
Sunrise: 6:12 am   |   Sunset: 6:18 pm
75%     17.7 km/h     1007.000 in
Forecast
Sat Low: 23 °C High: 30 °C
Sun Low: 23 °C High: 31 °C
Mon Low: 23 °C High: 30 °C
Tue Low: 23 °C High: 29 °C
Wed Low: 23 °C High: 31 °C
Thu Low: 23 °C High: 29 °C
Fri Low: 23 °C High: 28 °C
Sat Low: 23 °C High: 26 °C
Sun Low: 23 °C High: 26 °C
Mon Low: 23 °C High: 27 °C

About Us

Dinas Perhubungan merupakan unsur pelaksana teknis Pemerintah Provinsi.
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah

Silahkan masukan email Anda untuk mendapatkan Informasi terbaru dari kami.



JADWAL SHOLAT

Pesan Masyarakat

...