...
Custom Adv 1

Samarinda- Dinas Perhubungan Prov. Kaltim terus memantau perkembangan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri termasuk diantaranya kondisi arus mudik di Pelabuhan Samarinda dan Dermaga Sungai Kunjang.

Kepala Bidang Pelayaran, Prakosa Priambodo beserta Kepala Seksi dan Staf Bidang Pelayaran melakukan monitoring arus mudik pada H-2 menjelang lebaran di Pelabuhan Samarinda dan Dermaga Sungai Kunjang (13/06/2018).

Jumlah penumpang pada H-2 di Pelabuhan Samarinda mengalami lonjakan yang signifikan dibanding hari-hari sebelumnya, namun hal ini dapat disiasati dengan menambah kapasitas penumpang dan mengurangi kapasitas angkut untuk kendaraan khususnya roda empat.

Adapun kapal yang melayani Angkutan Laut Lebaran di Pelabuhan Samarinda tahun 2018 terdapat 4 (empat) kapal yakni KM. Pantokrator, KM. Adhitya, KM. Prince Soya dan KM. Tanjung Manis dengan rute Samarinda - Pare-pare.

Dari hasil pemantauan di lapangan, KM. Pantokrator yang akan berangkat menuju Pare-pare mengangkut jumlah penumpang sebanyak +- 2.500 orang dengan 15 unit kendaraan roda 4 dan 14 unit kendaraan roda 2.

Lain halnya di Dermaga Sungai Kunjang, terpantau arus mudik juga mengalami peningkatan jumlah penumpang sejak tanggal 10 s/d 13 Juni 2018. Sebanyak 70-80 penumpang untuk trayek Samarinda - Melak, dan 140 penumpang untuk trayek Samarinda - Long Bagun, atau rata-rata mengalami peningkatan 30 % dari hari biasa.

Jika ada kendala transportasi yang dialami adalah karena faktor alam, dimana untuk penumpang kapal dengan tujuan Long Bagun pada saat sungai surut dapat melanjutkan perjalanannya dengan menggunakan long boat.

Moda transportasi laut masih menjadi alternatif pilihan masyarakat untuk dapat pulang ke kampung halaman khususnya bagi masyarakat yang berasal dari Pulau Sulawesi, hal ini dikarenakan biaya yang masih cukup terjangkau dibandingkan dengan moda transportasi lainnya.

#LS-Pel/2018


Samarinda – Untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2018, maka Gubernur Kalimantan Timur mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Timur Nomor 551.1/2614/Dishub-LLAJ tanggal 05 Juni 2018 perihal Surat Edaran Pengaturan Lalu Lintas Masa Angkutan Lebaran Tahun 2018.

Surat edaran ini diterbitkan untuk pengaturan, pengendalian dan penataan rekayasa lalu lintas selama Angkutan Lebaran Tahun 2018, dimana ini ditujukan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan di Kalimantan Timur untuk melakukan hal – hal sebagai berikut :
1. Bagi mobil barang JBI  14 Ton, angkutan alat berat, mobil barang sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan/gandengan dan mobil barang pengangkutan bahan galian / bahan tambang/bahan bangunan agar dapat mengoperasikan kendaraannya terhitung mulai “tanggal 10 Juni – 21 Juni 2018” pada “pukul 00:00 Wita – 05:00 Wita” pada ruas jalan :
a. Balikpapan – Samarinda (Jl. Soekarno Hatta Balikpapan – Samboja – Samarinda);
b. Jl. Mulawarman Balikpapan – Simpang Samboja;
c. Samarinda – Bontang;
d. Balikpapan – PPU – Paser;
e. Loa Janan – Tenggarong.
2. Pembatasan operasional mobil barang tidak berlaku bagi :
a. BBM / BBG;
b. Ternak;
c. Hantaran pos dan uang;
d. Bahan pangan pokok (sembako).

Dalam rangka mensosialisasikan Surat Edaran tersebut, maka Dinas Perhubungan Prov. Kaltim melakukan pemasangan pemberitahuan dalam bentuk baliho dan memasang pemberitahuan / rambu larangan batas kecepatan maksimal di ruas jalan seperti Samarinda – Balikpapan, Samarinda – Bontang dan Samarinda – Tenggarong, (Minggu, 10/6/2018).

Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kalimantan Timur, H. Salman Lumoindong mengharapkan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan di Kaltim agar mentaati Surat Edaran Gubernur Kalimantan Timur tersebut serta berpesan bagi para pengguna jalan agar merencanakan jadual dan rute perjalanan dengan baik guna menghindari waktu pada lokasi ruas jalan yang rawan macet / kecelakaan, dan tidak lupa mengingatkan pada para pengguna jalan agar menggunakan kendaraan yang laik jalan serta dalam mengemudikan kendaraan harus dalam kondisi fit, tidak terpengaruh oleh minuman keras / narkoba serta mematuhi peraturan yang terkait dengan berlalu lintas di jalan.
(Cezz-LLAJ-AngLeb-11/6/2018)


Samarinda – Dalam rangka persiapan mudik dan libur lebaran tahun 2018, maka Dinas Perhubungan Prov. Kaltim dan Dinas Perhubungan Kota Samarinda melanjutkan kembali kegiatan inspeksi keselamatan lalu lintas angkutan sungai (ramp check) terhadap kapal penumpang barang dan speed boat di Dermaga Sungai Kunjang, Rabu (06/05/2018).

Dalam pelaksanaan ramp check di Dermaga Pasar Pagi dilakukan pemeriksaan terhadap Kapal Angkutan PELRA sejumlah 2 unit kapal dan Kapal Angkutan khusus Speed boat sejumlah 1 unit, dimana dilakukan pengecekan berupa dokumen kapal, kelengkapan kapal dan teknis laik layar kapal.
Hasil dari pelaksanaan ramp check yaitu :
a. Ada 2 kapal yang tidak dapat menunjukan dokumennya di kapal PELRA, yaitu KM Kampana-01,KM Putra Pamimang 3, KM Jelita dan KM Sabar Jaya 3. Meskipun ada Boey jumlahnya tidak sesuai dengan kapasitas kapal.
b. Jumlah life jacket di kapal tidak sesuai dengan dokumen masing – masing kapal yang terkait.
c. Di Speed boat SB. Tepian Samarinda-06 alat kesehatan dan radio ada. Hanya Tabung pemadam (APAR) telah habis masa berlakunya. Life jacket sesuai jumlahnya. Di SB Eksis Jaya dan SB Prima 77 dokumen tidak ada di atas kapal. Demikian pula halnya di SB. Naila Muna-1 tidak dapat menunjukan urat-surat kapalnya.
Sedangkan di Dermaga Sungai Kunjang dilakukan pemeriksaan terhadapa kapal angkutan penumpang barang berjadwal dengan rute ke Long Iram, Muara Berau, Tenggarong,dan Kutai Lama.
Hasil dari pelaksanaan ramp check yaitu :
a. Ada 2 kapal yang diperiksa ramp check, yaitu KM. Karya Utama 77F dan KM. Cahaya Dinar
b. Jumlah life jacket di kapal sudah sesuai dengan dokumen masing – masing kapal yang terkait.
c. Alat kesehatan dan radio UHF ada di kedua kapal tersebut, hanya tabung APAR yang telah habis masa berlakunya (expired).
Tim menyampaikan masukan kepada motoris dan pemilik kapal agar dapat tetap menjaga kondisi kapal dalam keadaan laik layar, melengkapi dokumen kapal/ alat keselamatan kapal yang sah sesuai peruntukannya, sarana komunikasi (radio, handy talky, hand phone), menyediakan penunjang keselamatan pelayaran (life jacket sesuai jumlah penumpang dan APAR) serta tidak mengangkut penumpang dan atau barang melebihi kapasitas yang diizinkan sesuai dokumen kapal sehingga diharapkan akan terciptanya keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlayar.

(RAJ-Pelayaran-Ramp Check-06/06/2018)


SAMARINDA – Pelaksanaan Ramp Check LLAJ angkutan umum oleh Tim Gabungan antara Dinas Perhubungan Prov. Kaltim dan BPTD Wilayah XVII yang dilaksanakan di 4 (empat) lokasi di wilayah Kota Samarinda yaitu Terminal Type A Samarinda Seberang, Terminal Type B Sungai Kunjang, Pool Kangaroo dan Pool Damri, (Sabtu, 9/6/2018).

 

Kegiatan ramp check ini dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan dan mewujudkan keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) khususnya angkutan umum untuk persiapan angkutan lebaran Tahun 2018. Dalam pelaksanaan ramp check dilakukan pemeriksaan terhadap angkutan umum total sejumlah 38 unit yang terdiri dari 25 Bus AKAP, 7 Bus AKDP, 2 Bus Perintis dan 4 Micro Bus, dimana telah dilakukan pengecekan berupa dokumen kendaraan, kelengkapan kendaraan dan teknis laik jalan kendaraan. Hasil dari pelaksanaan ramp check kendaraan angkutan umum yaitu :

1. Terminal Type A Samarinda Seberang :

- Kendaraan yang di ramp check sebanyak 25 unit Bus AKAP;

- Kendaraan tidak laik jalan sebanyak 7 unit Bus AKAP (lampu utama mati, tidak ada palu, ban perlu diganti, lampu rem mati, kaca mobil pecah) sehingga dilarang untuk beroperasi/tidak boleh jalan;

2. Terminal Type B Sungai Kunjang :

- Kendaraan yang di ramp check sebanyak 5 unit Bus AKDP;

- Kendaraan tidak laik jalan sebanyak 2 unit Bus AKDP (keur mati, KP mati, handrem tidak berfungsi);

3. Pool Kangaroo :

- Kendaraan yang di ramp check sebanyak 4 unit Micro Bus;

- Kendaraan tidak laik jalan sebanyak 2 unit Micro Bus (keur mati, KP yang tidak dibawa di dalam kendaraan);

4. Pool Damri :

- Kendaraan yang di ramp check sebanyak 4 unit Bus (2 unit Bus AKDP dan 2 unit Bus Perintis);

- 4 unit Bus dalm keadaan laik jalan;

 

Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kalimantan Timur, H. Salman Lumoindong memerintahkan kepada Tim Gabungan agar kendaraan yang tidak laik jalan dilarang untuk beroperasi/tidak boleh jalan dan tidak ditempel stiker tanda lolos ramp check untuk Angkutan Lebaran Tahun 2018, beliau juga menyampaikan masukan kepada pengusaha dan pengemudi angkutan umum agar dapat tetap menjaga kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan dan dalam mengemudikan kendaraan harus dalam kondisi fit dan tidak terpengaruh oleh minuman keras/narkoba serta mematuhi peraturan yang terkait dengan berlalu lintas di jalan, dan jangan lupa tetap mengutamakan pelayanan terhadap pengguna jasa, serta untuk kendaraan yang tidak laik jalan agar segera memperbaiki kendaraannya dan mengurus segala administrasi/perijinan sesuai ketentuan yang berlaku.

(Cezz-LLAJ-RampCheck-9/6/2018)

 

 


Penyelenggaraan angkutan laut dalam persiapan lebaran merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan secara nasional dengan melibatkan beberapa instansi terkait agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan lancar, aman dan terkendali.

Untuk tahun 2018 ini dasar pelaksanaan angkutan laut untuk lebaran berdasarkan Instruksi Dirjen Perhubungan Laut Nomor : UM.008/30/8/DJPL-18 tanggal 6 April 2018 tentang Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2018.

Penyelenggaraan angkutan laut lebaran dilaksanakan mulai tanggal 1 Juni 2018 (H-15) sampai dengan 31 Juni 2018 (H+15), dengan membentuk Posko Terpadu di masing-masing pelabuhan penyelenggara angkutan lebaran dengan melibatkan instansi terkait.

Di Kaltim sendiri pelabuhan penyelenggara angkutan laut lebaran yakni Pelabuhan Semayang Balikpapan, Pelabuhan Samarinda dan Pelabuhan Loktuan Bontang.

Di Pelabuhan Samarinda terdapat 4 kapal Swasta yang melayani penumpang dengan tujuan Pare-pare, yaitu KM. PRINCE SOYA, KM. PANTOKRATOR, KM. ADITYA dan KM. TANJUNG MANIS. Di Pelabuhan Loktuan ada 1 kapal PELNI yaitu KM. BINAYA dengan tujuan Awerange -Makassar-Bima-Labuan Bajo. Sedangkan di Pelabuhan Semayang Balikpapan ada 4 (empat) kapal PELNI yaitu KM. LAMBELU, KM. LABOBAR, KM. BUKIT SIGUNTANG dan KM. TIDAR serta didukung dengan 12 Kapal Swasta yang melayani tujuan Surabaya - Makassar - Mamuju - Batu Licin.

Sedangkan untuk persiapan penyelenggaraan angkutan penyeberangan di Dermaga Penyeberangan Kariangau telah dipersiapkan sebanyak 16 (enam belas) kapal untuk melayani penyeberangan Balikpapan-Penajam.

Sebagai bentuk antisipasi lonjakan penumpang dan mengurangi praktek percaloan, Dinas Perhubungan Prov. Kaltim melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat.

Secara umum persiapan penyelenggaraan angkutan laut dan penyeberangan tahun 2018 sudah siap dan akan dilakukan pengawasan secara maksimal untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya gangguan pada fasilitas umum dan keselamatan penumpang.

(LS-Pel-18)


KHATAM AL QUR’AN DINAS PERHUBUNGAN PROV. KALTIM

Thursday, 07 June 2018 15:07 Written by

Samarinda – Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Dinas Perhubungan kembali melaksanakan kegiatan tadarus al qur’an bagi pegawai Dinas Perhubungan. Kegiatan ini rutin dilaksanakan Dinas Perhubungan pada setiap bulan suci ramadhan.

Bertempat di musholla Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, kegiatan tadarus tahun ini dilaksanakan pada ba’da Dhuhur dengan minimal tadarus qur’an sebanyak 2 juz/hari, Kamis (07/06/2018).

Tadarus al qur’an ini rutin dilaksanakan di lingkungan Dinas Perhubungan Prov. Kaltim setiap bulan Ramadhan dan diikuti oleh seluruh Pegawai yang beragama islam. Hal ini sangat berperan penting khususnya bagi Pegawai Dinas Perhubungan Prov. Kaltim karena sangat berkorelasi terhadap peningkatan kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT, sehingga akan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat di bidang perhubungan di dalam rangka penerapan pelayanan yang profesional, akuntabel, transparan dan humanis.

(Cezz-PHBI/07/06/2018)


Sangatta – Mendekati mines 6 (enam) libur lebaran, Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, dalam hal ini UPTD Terminal bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur serta Polres Kutai Timur mengadakan kegiatan inspeksi keselamatan (ramp check) angkutan lebaran tahun 2018 di KM. 3 Terminal Sangatta, Selasa (05/06/2018).

Pada kegiatan ramp check tersebut dilakukan pemeriksaan terhadap 17 unit kendaraan angkutan umum (6 unit Bus Angkutan Kota Dalam Provinsi, 5 unit Angkutan Kota dan 6 unit Bus Travel), dengan kegiatan pengecekan dokumen kendaraan, kelengkapan dan kehandalan fasilitas kendaraan dan teknis laik jalan kendaraan.

Hasil yang diperoleh adalah terdapat Bus DAMRI Angkutan Perintis yang tidak membawa Kartu Pengawasan (KP), sedangkan Bus AKDP yang diperiksa memenuhi standar laik jalan.

Selanjutnya Tim Gabungan mengingatkan kepada pengemudi angkutan umum agar setiap pengemudi melengkapi setiap dokumen yang diperlukan, menjaga kondisi kendaraan tetap dalam keadaan laik jalan, mengemudikan kendaraan dalam kondisi fit serta mematuhi peraturan yang terkait dengan berlalu lintas.

(Abe-Term-RampCheck/05/06/2018)


Balikpapan - Dinas Perhubungan Prov. Kaltim telah memulai persiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2018 bersama dengan stakeholder terkait, yaitu dengan mengadakan kegiatan inspeksi keselamatan transportasi (ramp check) di berbagai lini angkutan umum, baik darat maupun sungai, dan untuk memantapkan kegiatan tersebut Dinas Perhubungan Prov. Kaltim bersama Kepolisian Daerah Kaltim mengadakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral pada Selasa (05/06/2018).

Bertempat di Polda Kaltim Balikpapan kegiatan dilangsungkan dan dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim, Irjen Drs Priyo Widyanto, dimana dalam paparannya Priyo menyampaikan bahwa tema operasi ketupat tahun ini adalah Operasi Ketupat Mahakam. “Pada Operasi Ketupat Mahakam ini kita sinergikan Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1439 H, ada 3811 personil dalam penanganan operasi mahakam ini dengan 73 pos di wilayah hukum Polda Kaltim. Di samping pengamanan angkutan lebaran juga perlu diwaspadai adanya paham radikal dan pilkada serentak di Kaltim ini”, demikian disampaikan oleh Priyo dalam sambutannya membuka rapat koordinasi lintas sektoral tersebut.

Rakor ini juga dihadiri sejumlah Kepala Dinas, antara lain Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, Dinas Perindagkop, Dinas Kesehatan, Kepala Satpol PP, Direktur Pertamina dan seluruh jajaran kepolisian di Kalimantan Timur.

Perkiraan kerawanan keamanan dapat terjadi antara lain terjadinya kenaikan harga sembako, pembagian sedekah, dan rumah yang kosong ditinggal penghuni saat mudik lebaran.

Kapolda juga menyampaikan pada seluruh peserta yang rapat termasuk dari Ormas, tokoh masyarakat, Alim Ulama, tokoh pemuda untuk dapat memberikan gambaran kondisi terkini di lapangan tentang hal-hal yang dapat menjadi penyebab kerawanan di Kalimantan Timur.

Kegiatan rakor turut diisi dengan video conference dengan Kepala Kepolisian RI, Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian dan TNI serta Menteri terkait.

(Has-PK-Rakor Ops Mahakam/05/06/2018)


Balikpapan – Dinas Perhubungan Prov. Kaltim terus menindaklanjuti persiapan angkutan lebaran, terlebih mendekati masa libur lebaran. Kali ini kegiatan ramp check angkutan umum dilakukan di Kota Balikpapan dan dilaksanakan di Terminal Tipe A Batu Ampar, Senin (04/06/2018).

Kegiatan ramp check diikuti oleh Pj. Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, dan Direktur Bimbingan Keselamatan Kementerian Perhubungan RI, Ahmad Yani, serta dinas terkait seperti Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, Kepolisian Daerah Kaltim, BPTD XVII Balikpapan, Polres Balikpapan, Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, dan Satpel Terminal Tipe A Batu Ampar.

Pelaksanaan ramp check sendiri dilaksanakan selama 2 (dua) hari, dimana pada hari pertama kegiatan dilanjutkan dengan Buka Bersama (Bukber) di Terminal Tipe A Batu Ampar bersama Direktur Bimkes Kemenhub RI.

Ramp check ini dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan dan mewujudkan keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) khususnya angkutan umum untuk persiapan angkutan lebaran tahun 2018. Pelaksanaan ramp check dilakukan terhadap 14 unit Bus AKDP dan 6 unit MPU, dimana telah dilakukan pengecekan berupa dokumen kendaraan, kelengkapan kendaraan dan teknis laik jalan kendaraan. Hasilnya yaitu 3 (tiga) unit bus boleh berangkat dengan catatan melakukan perbaikan seperti wiper dan ban cadangan.

Ahmad Yani menyampaikan masukan kepada pengemudi angkutan umum agar para pengemudi dapat tetap menjaga kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan dan dalam mengemudikan kendaraan tidak terpengaruh oleh minuman keras / narkoba, serta mematuhi peraturan yang terkait dengan berlalu lintas di jalan, dan tidak lupa untuk tetap mengutamakan pelayanan terhadap pengguna jasa angkutan umum.


Page 1 of 12

E-Aplikasi

 
 
 

Total Visitor

Today 60

Yesterday 282

Week 60

Month 5491

All 119326

Currently are 55 guests and no members online

Dinas Perhubungan Kalimantan Timur

Perakiraan Cuaca

Samarinda Indonesia Thunderstorms, 30 °C
Current Conditions
Sunrise: 6:10 am   |   Sunset: 6:15 pm
70%     11.3 km/h     1006.000 in
Forecast
Mon Low: 23 °C High: 30 °C
Tue Low: 23 °C High: 29 °C
Wed Low: 23 °C High: 30 °C
Thu Low: 23 °C High: 29 °C
Fri Low: 23 °C High: 30 °C
Sat Low: 23 °C High: 28 °C
Sun Low: 23 °C High: 30 °C
Mon Low: 23 °C High: 29 °C
Tue Low: 23 °C High: 27 °C
Wed Low: 23 °C High: 26 °C

About Us

Dinas Perhubungan merupakan unsur pelaksana teknis Pemerintah Provinsi.
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah

Silahkan masukan email Anda untuk mendapatkan Informasi terbaru dari kami.



JADWAL SHOLAT

Pesan Masyarakat

...