Slider

Berita 203

Children categories

BERITA

BERITA 5

Kepala Bidang Pelayaran :

  1. Mengarahkan penyusunan rencana program Bidang Pelayaran dengan mengarahkan dan memberi petunjuk untuk menyusun rencana kerja.
  2. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan berdasarkan rencana kerja Bidang Pelayaran sesuai tugas pokok dan fungsi agar dapat dilaksanakan dengan efektif.
  3. Mendistribusikan tugas kepada Kepala Seksi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar kegiatan berjalan sesuai dengan program kerja masing-masing.
  4. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas Bidang Pelayaran sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk sinkronisasi tugas.
  5. Mengendalikan pelaksanaan tugas Bidang Pelayaran dengan membimbing, mengarahkan dan mengawasi untuk optimalisasi tugas.
  6. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan kepelabuhanan, badan usaha dan jasa terkait angkutan pelayaran, angkutan pelayaran rakyat, dan angkutan sungai, danau, dan penyeberangan.
  7. Menyiapkan bahan koordinasi perencanaan program kepelabuhanan, badan usaha dan jasa terkait angkutan pelayaran, angkutan pelayaran rakyat, dan angkutan sungai, danau, dan penyeberangan.
  8. Menyiapkan bahan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis kepelabuhanan, badan usaha dan jasa terkait angkutan pelayaran, angkutan pelayaran rakyat, dan angkutan sungai, danau, dan penyeberangan.
  9. Melakukan pengawasan dan penilaian kepada pegawai dengan cara memberikan pengarahan dan pembinaan sesuai dengan peraturan / pedoman dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai.
  10. Melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan pelayaran di kabupaten / kota sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku untuk mengetahui capaian hasil.
  11. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Bidang Pelayaran untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.
  12. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan melaporkan kepada pimpinan.

View items...
Written by January 31 2018 0

Samarinda – Dalam rangka penegakan hukum Peraturan Menteri Perhubungan RI No. PM 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, maka dilaksanakan rapat lanjutan terkait penertiban simpatik terhadap Angkutan Sewa Khusus (ASK)/Taksi Online yang dilaksanakan di ruang rapat kantor Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, Selasa (30/01/2018). Pertemuan ini dipimpin oleh Mahmud Samsul Hadi selaku Kepala Bidang LLAJ Dishub. Prov. Kaltim dan dihadiri oleh Kepolisian Polda Kaltim, Polres Samarinda, Polres Balikpapan, Diskominfo Kaltim, Satpol PP Kaltim, BPTD XVII Kaltimtara, Biro Hukum Setda Prov Kaltim, Dishub Balikpapan dan Dishub Samarinda.

Rapat koordinasi ini membahas rencana pelaksanaan penertiban simpatik yang akan dilaksanakan pada awal bulan Februari. Beberapa point penting dari hasil rapat koordinasi tersebut, yaitu :
1. Penertiban Simpatik dilaksanakan selama 1 bulan (tanggal 1 s/d 28 Februari 2018)
2. Anggota Tim Terpadu berasal dari Dishub. Prov. Kaltim, Polda Kaltim, Polres, Diskominfo Kaltim, Satpol PP Kaltim, BPTD XVII Kaltimtara dan Dishub. Kab./Kota
3. Rencana pelaksanaan Penertiban Simpatik tahap awal akan dilakukan di Kota Samarinda dan Kota Balikpapan
4. Tarif batas atas dan batas bawah sesuai Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor : SK.3244/AJ.801/DJPD/2017 tentang Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Angkutan Sewa Khusus
5. Kuota/jumlah kebutuhan kendaraan sesuai dengan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor : 551.21/K.25/2018 tentang Penetapan Alokasi Jumlah Kebutuhan Kendaraan / Kuota Angkutan Sewa Khusus Aplikasi Berbasis Teknologi Informasi Di Provinsi Kalimantan Timur.
(Cezz-LLAJ-30/1/2018)

Written by January 31 2018 0

Samarinda – Dalam rangka peningkatan pelayanan penanganan kesehatan di Kota Samarinda, PT. Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Samarinda melakukan Pelayanan kesehatan gratis di Terminal Sungai Kunjang pada Selasa (30/1/2018), dimana kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua TIM, dr. Herwani Narsiska dan dilaksanakan mulai pukul 10 (sepuluh) pagi sampai dengan pukul 1 (satu) siang.

Pelayanan kesehatan gratis tersebut diikuti oleh 60 (enam puluh) orang calon penumpang bus dan pengguna terminal. Mereka mengikuti pemeriksaan kesehatan dengan antusias, terlebih dengan ikut sertanya petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang digandeng oleh PT. Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Samarinda untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan sampel darah guna mengetahui indikasi penyakit seperti asam urat atau kolesterol yang dialami calon penumpang bus dan pengguna terminal, serta diberikan obat yang diperlukan sesuai dengan gejala penyakit yang dialami oleh orang yang diperiksa.

Selanjutnya dr. Herwani Narsiska menyampaikan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat merupakan kegiatan PT. Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Samarinda yang dilakukan secara rutin setiap satu bulan sekali.
(abe-term-30/01/2018)

Written by January 29 2018 0

Seperti biasa, setiap Senin Dinas Perhubungan Prov. Kaltim selalu melaksanakan Apel Pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai, baik pejabat struktural maupun staf. Namun ada yang berbeda pagi ini, Senin (29/1/2018) dimana apel yang dilaksanakan dihiasi oleh pemberian cinderamata kepada para PNS yang telah dan akan memasuki masa purna tugas pada awal Februari 2018 ini.

Dua pegawai Dinas Perhubungan Prov. Kaltim yang telah mengabdikan diri sebagai pegawai negeri selama lebih kurang 30-an tahun, Kabid Pelayaran, H. Murjani dan Staf UPTD Terminal, Suprapto diberikan cinderamata sebagai bentuk ucapan terimakasih atas pengabdian selama bekerja di Dinas Perhubungan Prov. Kaltim.

Pemberian cinderamata sebagai ucapan selamat dan terima kasih atas seluruh jasa dan pengabdian selama masa kerja tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, H. Salman Lumoindong didampingi Kabid LLAJ, H. Mahmud dan Plh. Sekretaris, Suyatno.

Dalam sambutannya, Kabid Pelayaran menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan PNS dan permohonan maaf apabila ada kesalahan dalam masa pengabdian selama 7 tahun lebih di Dinas Perhubungan Prov. Kaltim (2010 sampai 2018) ini. “Ada 5 instansi tempat saya pernah bertugas, namun di Dinas Perhubunganlah yang paling berkesan dan paling banyak tantangannya” ujarnya.
(Rial-Sek-29/1/2018)

Written by January 23 2018 0

Samarinda – Bertempat di ruang rapat Dinas Perhubungan Prov. Kaltim pada Jumat (19/01/2018) dilakukan sosialisasi pelaksanaan dan penegakan hukum atas Peraturan Menteri Perhubungan RI No. PM 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kaltim, H. Salman Lumoindong dan dihadiri oleh Kepolisian Daerah Kaltim, Diskominfo Prov. Kaltim, Satpol PP Prov. Kaltim, BPTD XVII Kaltimtara, Biro Hukum Setda Prov Kaltim, Dishub Kutai Kartanegara, Dishub Balikpapan, Dishub Samarinda, Dishub Bontang, Polres Balikpapan, Polres Samarinda, Polres Kukar, Polres Bontang, DPD Organda Kaltim, DPD ADO Kaltim, Manajemen Go Car, Grab Car, Uber Car dan PT. Bumi Jasa Utama.

Sosialisasi dan koordinasi ini menjadi pertemuan yang sangat penting mengingat dalam pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan dan penegakan hukum Permenhub RI No. PM. 108 Tahun 2017, beberapa point penting hasil sosialisasi dan koordinasi sebagai berikut :
1. Penerapan secara penuh PM. 108 Tahun 2017 di wilayah Kalimantan Timur pada tanggal 01 Februari 2018
2. Dilakukan penegakan hukum dengan operasi simpatik berupa teguran lisan dan tertulis pada minggu pertama dan kedua bulan Februari 2018, selanjutnya penegakan hukum secara penuh dimulai pada minggu ketiga bulan Februari 2018
3. Kuota jumlah kendaraan Angkutan Sewa Khusus (ASK)/taksi online akan ditetapkan sesuai dengan SK. Gubernur Kalimantan Timur
4. Jajaran Polri siap mendukung pelaksanaan penegakan hukum bekerjasama dengan instansi terkait (Dinas Perhubungan dan Satpol PP)
5. Dalam waktu dekat Dishub. Prov. Kaltim dan Diskominfo Prov. Kaltim akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui RRI dan TVRI
6. Perusahaan Aplikasi (GoCar, Grab dan Uber) agar segera melakukan penghentian kegiatan perekrutan dan operasional ASK sebelum memiliki izin
(Cezz-LLAJ-22/1/2018)

Written by January 23 2018 0

Samarinda - Sehubungan dengan semakin banyaknya masyarakat yang terjangkit penyakit difteri di Kota Samarinda, UPT Puskesmas Karang Asam Kota Samarinda melakukan sosialisasi atau penyuluhan Penyakit Difteri pada Terminal Sungai Kunjang pada Selasa (23/01/2018) mulai pukul 09.00 wita sampai dengan pukul 10.00 wita.

Dalam kegiatan tersebut banyak penumpang bis yang menunggu keberangkatan dan pengguna terminal turut mengikuti sosialisasi dengan antusias, terlebih ketika dr. Tika menyampaikan beberapa hal, yaitu :
 Difteri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae.
 Difteri dapat menular melalui; percikan ludah, kontak langsung dengan penderita atau melalui luka yang terbuka.
 Ciri-ciri orang yang terpapar difteri adalah; demam dengan suhu lebih kurang 38˚ C, ada selaput putih keabu-abuan pada tenggorokan, sakit waktu menelan, leher membengkak seperti leher sapi (bulineck) disebabkan pembengkakan kelenjar leher, dan sesak nafas disertai bunyi (stridor).
 Apabila terjangkit penyakit difteri harus dilakukan; berobat ke pelayanan kesehatan, segera melapor ke dinas kesehatan setempat.
 Difteri dapat dicegah dengan imunisasi, menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih & Sehat), menggunakan masker saat batuk pilek, dan segera melapor jika ada yang terjangkit.
 Penyakit difteri dapat disembuhkan apabila yang terjangkiti tidak terlambat mendapatkan pertolongan.

Ditambahkan bahwa gerakan imunisasi cegah difteri dapat dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Dinas Kesehatan Kota Samarinda Nomor : 800/9912/100.02/2018 yang dilakukan dengan cara sebagai berikut :
 Anak Usia 2 bulan – hingga 7 tahun dilakukan imunisasi di Posyandu
 Anak usia di atas 7 tahun sampai usia 19 tahun dilakukan imunisasi di sekolah secara selektif dan bertahap (untuk sekolah dengan kasus difteri positif) sesuai hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Samarinda
 Masyarakat dengan usia > 19 tahun diharapkan dapat melakukan Imunisasi mandiri dengan biaya sendiri di fasilitas kesehatan lainnya (selain Puskesmas dan Posyandu).
(abe-term-23/01/2018)

Page 10 of 23

About Us

Dinas Perhubungan merupakan unsur pelaksana teknis Pemerintah Provinsi.
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah

Silahkan masukan email Anda untuk mendapatkan Informasi terbaru dari kami.



Pesan Masyarakat

...