...
Custom Adv 1
Dirjen Perhubungan Laut saat memberi penjelasan pada stakeholder Dirjen Perhubungan Laut saat memberi penjelasan pada stakeholder

Kementerian Perhubungan Bertekad Tingkatkan Safety Pada Pelayaran Rakyat Featured

Published in Informasi Laut Written by  rd January 11 2017 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(0 votes)

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi bertekad untuk membuat suatu sistem pelayanan pelayaran rakyat yang baik dengan meningkatkan keamanan atau safety yang lebih baik. Hal tersebut disampaikan pada saat peresmian pengoperasian pelayaran KM Express Bahari 3B rute Pelabuhan Sunda Kelapa - Kepulauan Seribu di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (10/1).

“Kita akan melakukan ramp check reguler. Wajib bagi KSOP dengan pemilik kapal untuk mengevaluasi terus-menerus. Setelah itu perlu melakukan persiapan pada saat berangkat dan mengikuti semua prosedur yang sudah ditetapkan,” tegas Menhub.

Menhub menghimbau kepada seluruh jajaran Kementerian Perhubungan, secara khusus Ditjen Perhubungan Laut untuk mengembangkan dan mereformasi pelayaran rakyat. “Pelayaran rakyat adalah hak hidup masyarakat banyak. Banyak sekali saudara-saudara kita berusaha di pelayaran rakyat, oleh karenanya kami juga melakukan suatu reformasi berkaitan dengan pelayaran rakyat dengan cara-cara yang lebih mementingkan kepentingan rakyat,” ujar Menhub. “Apa yang dilakukan saat ini adalah suatu benchmarking baru dimana ada suatu level of securitylevel of safety dan level of service baru dan ini akan kita berikan pembelajaran bagi saudara-saudara kita yang mengelola pelayaran rakyat,” kata Menhub.

Dirjen Hubla: Semua Pelayaran Tradisional Harus Pakai Life Jacket

Pada kesempatan lain, Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan Tonny Budiono mengatakan, dalam pelayaran tradisional, yang paling penting adalah dipakainya jaket pelampung. Sebab, tugas mewujudkan keselamatan menjadi tanggung jawab semua pihak.

"Tugas keselamatan bukan hanya milik regulator. Tapi juga milik semuanya, termasuk operator pelayaran dan penumpang. Intinya, karena ini pelayaran tradisional, harus pakai life jacket. Kecuali kapal Pelni dan kapal besar," kata Tonny di gedung Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (9/1/2017).

Tonny menyampaikan hal ini ketika memberikan sosialisasi keselamatan pelayaran kepada para pemilik kapal tradisional. Ia menambahkan, operator pelayaran semestinya juga memberikan penjelasan kepada para penumpang bila nantinya ditemui keadaan darurat.

Tonny juga meminta kepada para operator untuk tetap memperhatikan daftar penumpang atau manifes pelayaran. Sehingga data jumlah penumpang dengan manifes yang tercatat di syahbandar juga sama.

"Selain itu juga diarahkan ke mana pintu keluar. Sama seperti di pesawat, bagaimana pramugari memberikan panduan cara memakai pelampung dan menunjukkan jalan darurat untuk keluar," ujar Tonny.

"Manifes juga harus sama dengan jumlah penumpang yang ada di kapal. Jika ada penumpang yang lebih, laporkan ke syahbandar setempat. Agar manifes jumlahnya diketahui," imbuhnya.

Tonny lebih teknis menerangkan, penumpang kapal juga mesti diingatkan soal tata tertib selama pelayaran, seperti larangan merokok selama pelayaran. Ia juga mengingatkan kepada anak buah kapal (ABK) agar tanggap bila ada potensi kebakaran.

"Kalau ditemukan ada tercium bau kebakaran, supaya langsung dicari sumber api di mana. Dan juga tolong penumpang dilarang merokok selama pelayaran. Begitu pula, tolong nakhoda jangan terjun dahulu saat kebakaran. Arahkan dulu penumpang agar semua penumpang aman. Baru terjun ke laut," ucapnya. Perlengkapan keselamatan lain yang harus dipenuhi adalah adanya Radio Komunikasi, Lampu Penerang (khusus yang melakukan pelayaran malam atau kabut) dan alat pemadam kebakaran. Sebagai penutup, disampaikan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab semua pihak.

Sumber :

  1. http://www.dephub.go.id/post/read/menhub-bertekad-tingkatkan-safety-pada-pelayaran-rakyat;
  2. https://news.detik.com/berita/d-3391525/dirjen-hubla-semua-pelayaran-tradisional-harus-pakai-life-jacket
Read 554 times Last modified on Last modified on January 11 2017

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

E-Aplikasi

 
 
 

Total Visitor

Today 127

Yesterday 152

Week 1097

Month 4368

All 34984

Currently are 98 guests and no members online

Dinas Perhubungan Kalimantan Timur

Perakiraan Cuaca

Samarinda Indonesia Showers, 23 °C
Current Conditions
Sunrise: 6:6 am   |   Sunset: 6:12 pm
100%     6.4 km/h     1006.000 in
Forecast
Mon Low: 23 °C High: 28 °C
Tue Low: 23 °C High: 29 °C
Wed Low: 23 °C High: 28 °C
Thu Low: 23 °C High: 27 °C
Fri Low: 23 °C High: 27 °C
Sat Low: 23 °C High: 27 °C
Sun Low: 24 °C High: 30 °C
Mon Low: 24 °C High: 30 °C
Tue Low: 23 °C High: 28 °C
Wed Low: 23 °C High: 29 °C

About Us

Dinas Perhubungan merupakan unsur pelaksana teknis Pemerintah Provinsi.
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah

Silahkan masukan email Anda untuk mendapatkan Informasi terbaru dari kami.

JADWAL SHOLAT

Pesan Masyarakat

...