...
Custom Adv 1

DITJEN HUBLA LAKSANAKAN UJI PETIK KAPAL

Rate this item
(0 votes)

Dalam rangka persiapan menjelang angkutan lebaran yang tinggal beberapa bulan lagi, Direktorat Jenderal Perhubungan laut kementrian Perhubungan akan melaksanakan uji petik bagi seluruh kapal dari seluruh operator. 


Menurut Dirjen Perhubungan Laut, Sunaryo bagi kapal-kapal yang tidak memenuhi standar syarat keselamatan maka diminta untuk segera memenuhinya. Begitu juga bagi operator yang belum memenuhi kelengkapan peralatan pelayaran seperti alat pemadam kebakaran, agar segera melengkapinya. 

“Uji petik akan segera dilaksanakan untuk menilai seluruh kapal yang akan digunakan pada angkutan lebaran mendatang,’ jelas Sunaryo usai membuka acara Seminar Keselamatan Pelayaran di Jakarta, Selasa (12/4). Dari data yang dihimpun, 30% kapal niaga yang beroperasi saat ini merupakan kapal yang sudah berusia tua. Namun, Sunaryo menegaskan bahwa dalam mempergunakan kapal laut, usia kapal tidak menjadi patokan laik atau tidaknya untuk berlayar. Berapapun usia kapal, yang terpenting adalah kelayakan dan ketersediaan kelengkapannya sehingga terjaga keselamatan perjalanannya. 

Menurut Sunaryo, layak atau tidaknya suatu kapal dalam beroperasi di laut ditentukan langsung oleh owner nya langsung. Karena walaupun usia tua namun perawatannya masih penuh maka bisa tetap layak jalan dan bagi kapal baru pun, kalau tidak dirawat dengan baik maka bisa juga berakibat tidak layak jalan. 

“Sekarang, kalaupun usia kapal masih mudah namun kelayakannya tidak diutamakan, maka tidak bisa menjamin keselamatan pelayarannya,” ujar Sunaryo. 

Pemilik kapal, lanjut Sunaryo harus memperhatikan kemampuan kapal-kapalnya dan harus rutin melakukan pengecekan dan uji petik atau docking sehingga maksimal dalam memberikan pelayanan perjalanan kepada pengguna jasa transportasi lautnya. 

Ditambahkan Sunaryo bahwa pada setiap kapal akan mengalami penyusutan dan itu yang harus diperhatikan. Misalnya saja penyusutan terjadi 2 ½ % setiap tahunnya, maka bila sudah 20 tahun maka akan mengalami penyusutan hingga 50%. 

“Dengan begitu maka akan terjadi inefisiensi karena kerja kapal menjadi tidak maksimal dan butuh high cost untuk perawatannya,” imbuh Sunaryo. 

Intinya adalah bahwa dalam pelayaran, yang terpenting adalah kelaikan kelautannya sehingga keselamatan perjalanan bisa terjamin walaupun ada penetapan usia kapal tangker maksimal 20 tahun dan kapal penumpang 25 tahun.

Read 822 times Last modified on Last modified on September 15 2016

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

E-Aplikasi

 
 
 

Total Visitor

Today 200

Yesterday 205

Week 405

Month 3765

All 64197

Currently are 50 guests and no members online

Dinas Perhubungan Kalimantan Timur

Perakiraan Cuaca

Samarinda Indonesia Cloudy, 23 °C
Current Conditions
Sunrise: 5:53 am   |   Sunset: 6:0 pm
100%     6.4 km/h     1005.000 in
Forecast
Wed Low: 23 °C High: 32 °C
Thu Low: 24 °C High: 29 °C
Fri Low: 24 °C High: 30 °C
Sat Low: 24 °C High: 31 °C
Sun Low: 24 °C High: 31 °C
Mon Low: 24 °C High: 28 °C
Tue Low: 25 °C High: 29 °C
Wed Low: 24 °C High: 30 °C
Thu Low: 24 °C High: 28 °C
Fri Low: 23 °C High: 31 °C

About Us

Dinas Perhubungan merupakan unsur pelaksana teknis Pemerintah Provinsi.
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah

Silahkan masukan email Anda untuk mendapatkan Informasi terbaru dari kami.

JADWAL SHOLAT

Pesan Masyarakat

...